Berita

Bupati Pakpak Bharat melakukan koordinasi dengan Direktur "Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI"

Selasa, 14 Oktober 2025

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bertemu Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Abdul  Roni Angkat, S.TP, M.Si di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta.

Dalam kesempatan ini Franc Bernhard Tumanggor memaparkan kondisi sektor perkebunan di Kabupaten Pakpak Bharat. Dia menjelaskan kondisi riil Perkebunan Sawit Rakyat di Kabupaten Pakpak, tanamaan kopi, kakao, peluang pengembangan sektor peternakan, serta beberapa komoditas lainnya yang sangat berpeluang besar untuk dikembangkan.

Dikesempatan ini Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan dokumen-dokumen pendukung serta proposal permohonan bantuan tanaman kopi, gambir dan kakao berkwalitas premium untuk Kabupaten Pakpak Bharat, permohonan bantuan pembangunan irigasi dan tambahan alsintan, serta usulan bantuan ternak berbagai jenis untuk Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2025. 

Kabupaten Pakpak Bharat adalah salah satu Kabupaten yang berada di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba dan termasuk Kawasan Prioritas Pedesaan Nasional (KPPN) sehingga perlu mendapat perhatian khusus dalam peningkatan produksi tanaman pangan terutama diantaranya peningkatan populasi dan produksi peternakan sehingga dapat mewujudkan program ketahanan pangan di Kabupaten Pakpak Bharat. Kita memilikipotensi lahan yang sangat luas untuk  pengembangan tanaman pangan yang sangat besar, untuk itu diperlukan biaya produksi yang tinggi. Salah satu kendala yang dialami petani dalam peningkatan produksi peternakan adalah keterbatasan modal untuk bibit ternak. Mengingat keterbatasan kesediaan anggaran pada pemerintah Kabupaten Pakpak ini kami bermohon kepada Bapak Menteri Pertanian untuk mengalokasikan bantuan ternak, bantuan bibit pertanian, dan beberapa program lainnya, jelas Bupati di Jakarta.

Plt. Direktur Jenderal  Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Abdul  Roni Angkat, S.TP, M.Si menyambut baik usulan-usulan ini. Pihaknya juga akan segera menurunkan tim dalam rangka menghadapi serangan OPT (organisme pengganggu tanaman)  tanaman Kopi di Kabupaten Pakpak Bharat.

Akan segera kita kirim tim ke sana, Pakpak Bharat, untuk melihat langsung kondisi dan menghitung kebutuhan di sana, pokoknya akan kita bantu, ucap Abdul Roni Angkat.

Berita Lainnya

Pelajar Kabupaten Pakpak Bharat diterima di Universitas Gadjah Mada
Minggu, 7 Juni 2026
Lima pelajar asal Kabupaten Pakpak Bharat diterima di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Mereka berhasil memasuki salah satu Perguruan Tinggi terbaik tanah air ini berkat kerja sama (MoU) antara Pem...
Bupati Pakpak Bharat menghadiri Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI
Jumat, 5 Juni 2026
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji S.Ag, M.Pd di Sidikalang (04/06/2026). Wihaji melak...
Sekda Pimpin Rapat Koordinasi tentang Penetapan Tapal Batas Wilayah Hutan di Kabupaten Pakpak Bharat
Kamis, 4 Juni 2026
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I Medan menggelar Rapat Koordinasi tentang penetapan tapal batas...
Kepala UPT Jalan Jembatan Dolok Sanggul Proses Pematokan Awal Pembanguan Ruas Jalan Pakpak Bharat Dolok Sanggul
Rabu, 3 Juni 2026
Kepala UPT Jalan Jembatan Dolok Sanggul, Anto Oppu Sunggu, M.Si meninjau pelaksanaan peningkatan mutu dan kwalitas jalan penghubung Pakpak Bharat - Humbang Hasundutan di delleng simpoon. Anto Oppu Sun...