Berita

Bupati Pakpak Bharat mengikuti Sosialisasi Pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan

Jumat, 17 April 2026

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengikuti Sosialisasi Pencabutan PBPH (Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan) di Kantor Gubernur Sumatera Utara hari ini ( 16/4/ 2026 ). Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, M Bobby Afif Nasution, serta dihadiri oleh Wakil Kepala Penegakan Hukum Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) Halilintar Brigjend TNI Anggiat Napitupulu, Direktur PPSAKK (Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif dan Keperdataan Kehutanan Kementerian Kehutanan, Ardi Rismon dan 12 Pemerintah Kabupaten/Kota yang terdampak pencabutan PBPH di Provinsi Sumatera Utara. 

Ardi Rismon menjelaskan Pemerintah melakukan pencabutan izin PBPH dengan alasan bahwa pemegang izin tidak melaksanakan kegiatan sesuai izin, tidak memenuhi kewajiban administrasi dan teknis, tidak terdapat aktivitas nyata di lapangan, pelanggaran peraturan perundang-undangan termasuk perbaikan tata kelola perizinan berusaha. Negara menurut Ardi memiliki kewenangan mutlak untuk mengatur, mengevaluasi dan mencabut izin. Maka kepala daerah punya peran dan partisipasi aktif, untuk memberikan data dan informasi kondisi lapangan kepada Kementerian Kehutanan RI. Berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penertiban pasca pencabutan. Melakukan pemantauan dan pengawasan di wilayah masing-masing. 

Komitmen bersama pusat dan daerah adalah kunci utama pengelolaan berkelanjutan. Hutan bukan sekedar konsesi, melainkan aset strategis bangsa yang harus dijaga bersama, ucap Ardi Rismon. 

Kalau kami dari Pakpak Bharat sendiri berharap, untuk lahan TPL itu sebaiknya dihutankan saja, karena itu lahan konsesi, kawasan hutan produksi dan kawasan ekosistem lainnya Termasuk hutan kemenyan yang sebaiknya dikembalikan saja fungsinya seperti semula sebagai penghasil kemenyan. Demikian juga kawasan sempadan sungai yang sangat kami butuhkan supaya debit airnya kembali naik yang tentu sangat sejalan untuk mendukung program energi terbarukan yang dicanangkan Pemerintah Pusat, ucap Franc Bernhard Tumanggor, Bupati Pakpak Bharat.

Berita Lainnya

Pelajar Kabupaten Pakpak Bharat diterima di Universitas Gadjah Mada
Minggu, 7 Juni 2026
Lima pelajar asal Kabupaten Pakpak Bharat diterima di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Mereka berhasil memasuki salah satu Perguruan Tinggi terbaik tanah air ini berkat kerja sama (MoU) antara Pem...
Bupati Pakpak Bharat menghadiri Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI
Jumat, 5 Juni 2026
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji S.Ag, M.Pd di Sidikalang (04/06/2026). Wihaji melak...
Sekda Pimpin Rapat Koordinasi tentang Penetapan Tapal Batas Wilayah Hutan di Kabupaten Pakpak Bharat
Kamis, 4 Juni 2026
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah I Medan menggelar Rapat Koordinasi tentang penetapan tapal batas...
Kepala UPT Jalan Jembatan Dolok Sanggul Proses Pematokan Awal Pembanguan Ruas Jalan Pakpak Bharat Dolok Sanggul
Rabu, 3 Juni 2026
Kepala UPT Jalan Jembatan Dolok Sanggul, Anto Oppu Sunggu, M.Si meninjau pelaksanaan peningkatan mutu dan kwalitas jalan penghubung Pakpak Bharat - Humbang Hasundutan di delleng simpoon. Anto Oppu Sun...